Pengolahan Teks
HEADER ATAU KEPALA TULISAN
Header
adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab
atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah
header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling kecil. Coba tulis
dalam Notepad anda sebagai berikut:
<HTML><BODY>
<H1>Header level
1</H1>
<H2>Header level
2</H2>
<H3>Header level
3</H3>
<H4>Header level
4</H4>
<H5>Header level
5</H5>
<H6>Header level
6</H6>
<HTML><BODY>
Simpanlah
dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan tampak
sebagai berikut:

BARIS DAN PARAGRAF
Sekarang
kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya,
untuk membuat baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana
dengan dokumen HTML? Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:
<HTML><BODY>
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
<HTML><BODY>
Simpanlah
sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata
hasilnya hanya seperti ini:
Baris pertama Baris kedua Baris
ketiga.
Kesimpulannya,
penekanan tombol Enter tidak
menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen
HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag
ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit
seperti berikut:
<HTML><BODY>
Baris pertama
<BR>Baris kedua
<BR>Baris ketiga
</HTML></BODY>
Simpan
kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh
pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
Membuat
baris kalimat, gampang kan ? Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk
membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apaapa.
Editlah sekali lagi source code latih4.htm menjadi seperti ini:
<HTML><BODY>
Baris pertama<BR><BR>Baris
kedua kosong, dan ini baris ketiga<BR><BR><BR>Baris keempat
dan kelima kosong, dan ini baris keenam </BODY></HTML>
Simpan
lalu refresh sekali lagi maka
hasilnya akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua kosong, dan ini baris
ketiga
Baris keempat dan kelima kosong, dan
ini baris keenam
Di
sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan
dua baris, demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita
akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:
<HTML><BODY>
Paragraf pertama <P>Paragraf kedua
<P>Paragraf ketiga </BODY></HTML>
Bila
dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:
Paragraf pertama
Paragraf kedua
Paragraf ketiga
Dengan
berpatokan pada contoh penggunaan tag <P> di atas, cobalah buat file HTML
dengan menggunakan Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak
di browser seperti ini:
World
Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar,
suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering
disebut sebagai browser).
Informasi di WWW pada umumnya
ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup
Language). Selain itu, informasi
lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU,
WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie,
3D World).
Bila
anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang
berarti anda akan bisa membuat source
code untuk menghasilkan tulisantulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira
sebagai berikut:
<HTML><BODY>
<B>World Wide Web</B> (WWW)
merupakan sebuah sistem dimana informasi
(teks, gambar, suara, dan lain-lain)
dipresentasikan dalam bentuk <I>hypertext</I> dan dapat diakses
oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai
<U>browser</U>).
<P>Informasi di WWW pada umumnya
ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi
lain dapat berupa: gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU,
WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie,
3D World). </HTML></BODY>
Simpanlah
file di atas kemudian buka dalam browser.
NOTASI KHUSUS
Kita
telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol
Enter. Disamping itu, browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari
satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun
tombol Tab. Nah, bagaimana caranya
membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan spasi dalam
kode-kode HTML diganti tulisan
seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:
<HTML><BODY>
kata-kata ini diantarai satu spasi
sedangkan<br>kata-kata
ini
diantarai lima
spasi
</HTML></BODY>
Bila
dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:
Kata-kata
ini diantarai satu spasi sedangkan
kata-kata ini diantarai lima
spasi
Disamping
notasi untuk pembuatan spasi ( )
ada lagi sejumlah notasi khusus untuk penulisan karakter-karakter tertentu.
Karakter-karakter ini harus dituliskan dengan notasi khusus mengingat
karakter-karakter ini dipakai juga sebagai kode-kode tag atau karena memang
tidak dijumpai dalam karakter teks ASCII. Berikut beberapa diantaranya:
Karakter
|
Keterangan
|
Notasi
|
<
|
kurung
runcing buka
|
<
|
>
|
kurung
runcing tutup
|
>
|
&
|
dan
|
&
|
"
|
tanda
petik ganda
|
"
|
+
|
tanda
plus minus
|
±
|
©
|
hak
cipta atau copyright
|
©
|
®
|
terdaftar
atau registered
|
®
|
Misalnya
kita akan membuat tulisan seperti ini:
Tip & Trik ini disajikan untuk
para "pemula". Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel
terdaftar® dalam direktorat hak cipta©.
<harap maklum>
Beginilah
cara penulisannya dengan bahasa HTML:
<HTML><BODY>
Tip & Trik ini disajikan untuk
para "pemula". Banyaknya
± 75 artikel. Dan setiap
artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©.
<br><harap maklum>. </HTML></BODY>
MENAMPILKAN APA ADANYA
Meskipun
browser tidak mengenali spasi lebih dari sekali , tabulasi dan pembuatan baris
dengan enter, namun dengan menggunakan tag <PRE> maka browser akan
menampilkan teks apa adanya, maksudnya spasi dianggap spasi, tabulasi dianggap
tabulasi dan enter dianggap enter. Bahkan font-nya pun muncul sesuai aslinya.
Begini contohnya:
<HTML><BODY>
<PRE>
<B>Pantun Petuah</B>
Berakit-rakit ke hulu
Bersenang-senang kemudian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
</PRE>
</BODY></HTML>
Simpanlah
file di atas sebagai file HTML kemudian tampilkan dalam browser, hasilnya akan
seperti ini:
Pantun
Petuah
Berakit-rakit ke hulu
Bersenang-senang kemudian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
Tag
<PRE> ini sangat diperlukan bila kita ingin menampilkan dalam halaman web
sekumpulan karakter ASCII dalam susunan tertentu seperti contoh berikut ini:
___________________
|,-----.,-----.,---.\
||
|| || \\
|`-----'|-----||-----\`----.
[ | -||-
_| (|
[ ,--. |_____||___/.--. |
=-(( `))-----------(( `))-==
`--' `--'
ALIGNMENT ATAU PERATAAN
Dalam
tulisan cetak, dikenal tiga atau empat macam perataan yaitu rata kiri (align
left), di tengah (center), rata kanan (align right) dan rata kiri dan kanan
(justify). Tag Header dan Tag Paragraf dapat disisipi dengan atribut align
untuk melakukan perataan ini.
Contoh
atribut perataan dalam tag header:

Bila
dilihat dalam browser, tampak seperti ini:

Contoh
atribut perataan dalam tag paragraf:
<HTML><BODY>
<P>paragraf rata kiri adalah
default
<P
align="center">paragraf di tengah
<P
align="right">paragraf rata kanan
<P
align="justify">paragraf rata kiri dan kanan </HTML></BODY>
Hasilnya
seperti yang anda bayangkan:
paragraf rata kiri adalah
default
paragraf di tengah
paragraf rata kanan
paragraf rata kiri dan kanan
Berpedoman
dengan contoh di atas, cobalah membuat tulisan dengan model header dan paragraf
sebagai berikut:
Untuk
Apa Mempunyai Homepage?
Jika anda seorang pelajar atau
mahasiswa, anda dapat membuat homepage untuk memperkenalkan sekolah atau
universitas anda. Apa kegiatannya, program kerjanya di masa datang,
organisasi-organisasi yang terdapat di dalamnya, dan lain sebagainya.
Jika anda
seorang ilmuwan, peneliti atau saintis, homepage anda bisa diisi dengan
publikasi karya ilmiah anda, tesis, proposal-proposal iptek, rencana
penelitian, masalah yang dihadapi dalam penelitian, jadwal seminar, dan lain
sebagainya. Selain itu, anda juga bisa membuat polling online untuk keperluan
riset atau untuk mendukung teori-teori anda.
Jika anda seorang pengusaha, anda
dapat mengisi homepage anda dengan barang-barang produksi atau perdagangan
anda, tipe dan jenisnya, dukungan purna jualnya, pemasarannya, profil
perusahaan, jumlah karyawan, lowongan pekerjaan, grafik kemajuan perusahaan,
dan sebagainya.
INDENTASI
Disamping
mengatur perataan, kita pun bisa mengatur posisi baris-baris paragraf dari
margin (tepi halaman). Ada tiga macam bentuk indentasi paragraf. Pertama, baris
pertamanya saja yang agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini
kita menggunakan tag <DD>. Contoh:
<HTML><BODY>
<DD>Paragraf atau
alinea ialah sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu
paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun
biasa pula paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk
ke dalam. <HTML><BODY>
Beginilah
hasilnya bila dibuka dalam browser:
Paragraf atau alinea ialah
sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf
dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun biasa pula
paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke
dalam.
Kedua,
membuat paragraf yang semua barisnya agak masuk ke dalam. Untuk membuat
paragraf semacam ini kita menggunakan tag <BLOCKQUOTE> yang mengapit
paragraf-paragraf yang hendak kita jadikan masuk ke dalam.
<HTML><BODY>
Ini adalah paragraf normal
<BLOCKQUOTE>
<P>Ini paragraf yang agak masuk ke
dalam.
<P
align="justify">Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam.
Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa <b>semua
baris</b> dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. <i>Sama
rata sama jauhnya</i>. </BLOCKQUOTE>
<P>Nah, paragraf ini
kembali normal, karena tag <i>blockquote</i> sudah berlalu alias
sudah ditutup di atas. Ngerti, kan? </HTML></BODY>
Beginilah
tampilannya dalam browser:
Ini adalah paragraf normal
Ini paragraf yang agak masuk ke
dalam.
Ini juga contoh paragraf yang agak
masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa semua baris dalam paragraf ini letaknya
agak masuk ke dalam. Sama rata sama
jauhnya.
Nah, paragraf ini kembali normal,
karena tag blockquote sudah berlalu
alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?
Ketiga,
membuat paragraf dalam susunan daftar definisi (definition list). Daftar definisi ialah susunan paragraf yang
berselang-seling antara paragraf normal yang merupakan kalimat yang hendak
dijelaskan dengan paragraf yang agak masuk ke dalam yang merupakan penjelasan
atau definisi dari kalimat di atasnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh
daftar definisi:
Daftar
Istilah Penting:
Internet
Singkatan
dari interconnection network atau
hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan
jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh
komputer yang ada di dunia.
HTTP
Singkatan
dari Hypertext Transfer Protocol
adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar
server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet
misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah.
Untuk
membuat daftar definisi semacam di atas digunakan tiga macam tag yaitu
<DL> yang menandai dimulai atau diakhirinya daftar definisi, <DT>
yang menandai paragraf normal (yang dijelaskan) dan <DD> yang menandai
paragraf yang agak masuk ke dalam (yang menjelaskan paragraf di atasnya).
Untuk
contoh di atas beginilah kode sumbernya:
<HTML><BODY>
<p
align="center"><b>Daftar Istilah Penting:</b>
<DL>
<DT><B>Internet</b>
<DD>Singkatan dari
<i>interconnection network</i> atau hubungan antar jaringan. Internet
ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di
dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.
<DT><b>HTTP</B>
<DD>Singkatan dari
<i>Hypertext Transfer Protocol</i> adalah salah satu protokol bahasa
yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet.
Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
</DL> Karena cuma demo, cukup
dua definisi sajalah. Nah, paragraf ini kembali normal.
</HTML></BODY>
Sekarang,
cobalah berlatih membuat daftar definisi sendiri!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar